Alasan Menarik untuk Mengikuti Kelas Parenting

Di sebagian besar area kehidupan kita, kita tidak akan bermimpi untuk terjun ke dalam sesuatu tanpa persiapan sebelumnya dan melihat apa yang terjadi. Kami akan meminta saran, mempelajari dan menemukan strategi untuk bekerja lebih baik, dan berlatih, berlatih, berlatih. Namun untuk beberapa alasan, Anda merasa ragu untuk mengambil pendekatan yang sama dalam mengasuh anak. Ada persepsi bahwa ayah dan ibu seharusnya tahu apa yang harus dilakukan secara alami — bahwa segala sesuatu akan terjadi jika kita cukup mencintai anak-anak kita. Kenyataannya? Tidak selalu intuitif keputusan mana yang benar.

Jika Anda ingin menyiapkan anak Anda untuk sukses, akan sangat membantu untuk mengambil kelas parenting atau membaca Buku Parenting. Berikut adalah hal yang bisa Anda dapatkan:

Menguasai Dasarnya Kebanyakan orang tua, tidak peduli latar belakang atau status sosial ekonomi mereka, agak ketakutan ketika mereka menyambut anak pertama mereka ke dunia. Belajar memberi makan dan merawat bayi adalah salah satu tantangan yang akan Anda hadapi. Mempersiapkan anak Anda untuk masuk dan berkembang di sekolah adalah hal lain. Kelas parenting dapat membantu orang tua belajar lebih banyak tentang apa yang diharapkan di tahun-tahun mendatang dan mempersiapkan diri untuk setiap tahap perkembangan. Karena orang tua yang percaya diri dan tegas cenderung membesarkan anak yang percaya diri dan aman, kelas parenting dapat memberi Anda keahlian yang sangat dibutuhkan dan membantu mengurangi perasaan cemas Anda. Menguasai dasar-dasarnya sepadan dengan waktu yang Anda habiskan di kelas.

Tetap Mengikuti Riset Terbaru Sebagai orang tua yang sibuk, mungkin sulit untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru tentang temuan ilmiah terbaru — tetapi sangat penting untuk mempelajari apa yang harus Anda lakukan untuk menyiapkan anak Anda agar sukses. Misalnya, para peneliti telah menemukan bahwa mudah bagi orang tua untuk secara tidak sengaja melukai anak-anak mereka. Banyak orang tua secara naluriah memberi tahu anak-anak mereka bahwa mereka pintar ketika mereka melakukan sesuatu yang mengesankan atau benar pada percobaan pertama — tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa ini sebenarnya bisa menjadi kontraproduktif. Peneliti telah menemukan bahwa ketika anak-anak diberitahu bahwa mereka sukses karena mereka pintar, mereka menjadi kecil hati ketika mereka tidak dapat menyelesaikan tantangan. Sebaliknya, dia merekomendasikan orang tua harus memfokuskan pujian mereka pada kerja keras dan menargetkan bagian tertentu dari proyek di mana anak Anda secara khusus unggul dalam memecahkan tantangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *